Integrating Qhse Management System
Sistem Manajemen Terintegrasi QHSE – Saat ini, ilmu safety telah berkembang dengan sangat pesat. Pembahasan safety tidak lagi hanya berhubungan dengan pencegahan kebakaran dan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan kerja. Namun juga tidak akan lepas dari permasalahan hygiene dan kondisi lingkungan kerja. K3 juga menjadi standar mutu bagi sebuah perusahaan yang ingin masuk ke pasar global.
Dalam perkembangannya, terdapat standar-standar industri internasional yang mencakup K3 atau HSE ini seperti ISO 14000, OHSAS 18001, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa ketika suatu industri ingin maju, ia tidak hanya harus menjamin kontinuitas pasokan barang hasil jadinya saja ke pasaran. Akan tetapi, proses pembuatannya juga harus mengikuti syarat dan standar internasional K3 yang berlaku.
Hasil survei sertifikasi oleh Sekretariat ISO selalu menempatkan standar Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 dan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) 14001 sebagai standar paling banyak diadopsi dan disertifikasi. Sedangkan OHSAS 18001 adalah standar sistem manajemen K3 yang paling generik dan diterima secara internasional. Alhasil, ketiga standar ini sudah sangat jamak diterapkan sebagai satu paket sistem manajemen dalam berbagai organisasi.
Penerapan sistem manajemen ISO 9001:2008, ISO 14001 dan OHSAS 18001 saat ini telah menjadi tuntutan bagi setiap organisasi bisnis agar tetap mampu meningkatkan kinerja internal serta memiliki daya saing baik di pasar domestik maupun internasional. Terutama dalam menghadapi AFTA yang mulai diberlakukan pada 2015. Penerapan sistem manajemen tersebut tentu saja akan menimbulkan “tambahan pekerjaan” untuk setiap fungsi organisasi.
Hal ini tidak dapat dipungkiri, namun dalam pelaksanaannya dapat menjadi lebih efektif dan efisien jika diintegrasikan. Pemahaman tentang integrasi sistem manajemen ISO 9001:2008, ISO 14001 dan OHSAS 18001 menjadi sangat penting untuk ditingkatkan. Integrasi ini dapat dilakukan oleh perusahaan konstruksi sebagai salah satu upaya nyata untuk lebih meningkatkan daya saingnya sekaligus perusahaan.
Materi Sistem Manajemen Terintegrasi QHSE
Hari ke-1
- Pendahuluan : Konsep Dasar, Filosofi, dan Prinsip Integrasi dari ISO 9001:2000, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007 serta siklus PDCA
- Pengenalan Integrasi ISO 9001:2000, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007
- Dokumentasi Integrasi ISO 9001:2000, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007, contoh dari berbagai dokumennya, dan disertai dengan workshop pembuatannya (termasuk teknik identifikasi aspek dan dampak lingkungan serta teknik identifikasi bahaya dan penilaian resikonya beserta program penanganannya).
- Prosedur-prosedur Wajib ISO 9001
1.Pengendalian Dokumen
2.Pengendalian Catatan atau Rekaman
3.Audit Internal
4.Pengendalian Ketidaksesuaian
5.Tindakan Korektif atau Perbaikan - Tindakan Pencegahan Prosedur-prosedur Wajib ISO 14001
1.Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan
2.Evaluasi Kesesuaian terhadap Persyaratan Hukum dan Peraturan Lain
3.Kompetensi, Pelatihan, dan Kesadaran Komunikasi
4.Pengendalian Dokumen
5.Pengendalian Operasional
6.Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
7.Pemantauan dan Pengukuran Operasional terhadap Dampak Lingkungan
8.Identifikasi Ketidaksesuaian, Tindakan Perbaikan dan Tindakan Pengendalian Catatan atau Rekaman
9.Audit Internal
Hari ke-2
- Prosedur-prosedur Wajib OHSAS 18001
1. Identifikasi Bahaya, Penilaian Resiko, dan Penentuan Pengendalian
2. Evaluasi Kesesuaian terhadap Persyaratan Hukum dan Peraturan Lain Kompetensi, Pelatihan, dan Kesadaran
3. Komunikasi, Partisipasi, dan Konsultasi
4. Pengendalian Dokumen
5. Pengendalian Operasional
6. Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
7. Pengukuran Kinerja dan Pemantauan
8. Penyelidikan dan Analisis Insiden
9. Ketidaksesuaian, Tindakan Perbaikan, dan Tindakan Pencegahan
10. Pengendalian Catatan atau Rekaman
11. Audit Internal - Gabungan Prosedur Sistem Manajemen Integrasi ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001
1. Prosedur Pengendalian Dokumen
2. Prosedur Pengendalian Catatan atau Rekaman
3. Prosedur Audit Internal
4. Prosedur Pengendalian Ketidaksesuaian, Tindakan Perbaikan, dan Tindakan Pencegahan
5. Prosedur Identifikasi Aspek Lingkungan dan Bahaya, Penilaian Resiko, dan Penentuan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Bahaya
6. Prosedur Evaluasi Kesesuaian terhadap Persyaratan Hukum dan Peraturan Lain
7. Prosedur Kompetensi, Pelatihan, dan Kesadaran
8. Prosedur Komunikasi, Partisipasi, dan Konsultasi
9. Prosedur Pengendalian Operasional
10. Prosedur Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
11. Prosedur Pengukuran Kinerja dan Pemantauan
12. Prosedur Penyelidikan dan Analisis Insiden
13. Prosedur Tinjauan Manajemen dan Continuous Improvement
14. Review & Evaluation
Peserta
Wakil Manajemen atau pengendali Sistem Manajemen di organisasi atau Team yang ditunjuk untuk menjalankan sistem manajemen di organisasi, termasuk para direksi, manajer, supervisor yang terlibat dalam penyusunan dan implementasi sistem manajemen di perusahaan.
Fasilitas
- Qualified instructor
- Training Kit
- Flash disk
- Certificate
- Training Photo
- Training room with full AC facilities and multimedia
- Once lunch and twice coffee break every day of training
- Souvenir


